Keterangan gambar: Warga Binaan mengikuti Lomba Adzan pada Kegiatan Perlombaan Islami
Mamuju-Sebanyak 57 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Mamuju mengikuti lomba Islami yang bekerja sama dengan Tim Penyuluh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mamuju, bertempat di Masjid At-Taubah dan Aula Rutama, Rabu (07/10).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan potensi serta menunjukkan kemampuan di bidang keagamaan.
Sebanyak 57 Warga Binaan ambil bagian dalam dua kategori perlombaan, yakni lomba Tajwid yang diikuti 20 peserta dan lomba Adzan yang diikuti 37 peserta. Dalam pelaksanaannya, Tim Penyuluh Kemenag Kabupaten Mamuju bertindak sebagai juri sekaligus memberikan penilaian terhadap kemampuan para peserta.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Mamuju, Sudirman, S.E., S.H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme Warga Binaan serta dukungan dari jajaran Kemenag Mamuju dalam pelaksanaan pembinaan keagamaan di Rutan Mamuju.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita memberikan ruang kepada Warga Binaan untuk belajar, berlatih, dan mengembangkan potensi yang mereka miliki. Kami ingin pembinaan di Rutan Mamuju tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga menyentuh aspek mental dan spiritual,” ujar Karutan.
Sementara itu, Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Sulawesi Barat, K.H. Namru Asdar, S.Ag., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi positif antara Rutan Mamuju dan Kementerian Agama.
“Lomba Tajwid dan Adzan bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi sarana untuk mengasah kemampuan, meningkatkan kepercayaan diri, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam diri Warga Binaan,” ungkap K.H. Namru Asdar.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Mamuju bersama Kemenag Mamuju terus memperkuat sinergi dalam menghadirkan pembinaan yang menyeluruh, baik melalui pengembangan keterampilan maupun penguatan mental dan spiritual sebagai bekal Warga Binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.





Komentar