TNI
Beranda » Berita » Danrem 142/Tatag Hadiri Pembukaan TMMD ke-130 di Mamuju, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat

Danrem 142/Tatag Hadiri Pembukaan TMMD ke-130 di Mamuju, Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat

Mamuju– Komandan Korem (Danrem) 142/Taroada Tarogau Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 142 Ny. Rina Hartono menghadiri pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Pamulukang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Prov. Sulbar. Selasa (13/10/2026).

Pembukaan TMMD tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Mamuju dan dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

TMMD ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 1418/Mamuju berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026. Program ini menyasar pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan aksesibilitas serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono menyampaikan bahwa sasaran fisik TMMD meliputi pengecoran jalan, pembangunan plat duiker, talud, saluran drainase, serta penambalan jalan di sejumlah titik. Selain itu, terdapat sasaran tambahan berupa rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembangunan sumur bor.

“Yang kita kerjakan nanti pada TMMD ini, kita membangun jalan, mengecor jalan, membangun duiker, talud, dan parit,” ungkap Brigjen TNI Hartono saat memberikan keterangan kepada RRI.

TMMD ke-130 Tahun 2026 Resmi Dibuka, Kodim 1418/Mamuju Fokus Bangun Infrastruktur Desa

Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD juga mencakup kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, hukum, pertanian, ketahanan pangan, dan kesehatan. Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi sesuai bidang dan kebutuhan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, sebanyak 150 personel gabungan dari TNI, Polri, dan unsur pemerintah daerah dilibatkan untuk mendukung pencapaian sasaran program. Pelaksanaan TMMD juga mengedepankan keterlibatan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Danrem menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya dilihat dari selesainya pekerjaan pembangunan, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat serta keberlanjutan pemeliharaan hasil pekerjaan.

Ia mengingatkan agar fasilitas umum yang dibangun dapat digunakan sesuai peruntukannya, termasuk memperhatikan batas kemampuan infrastruktur terhadap beban kendaraan yang melintas.

“Indikator capaiannya itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat semaksimal mungkin,” jelasnya.

Satukan Langkah Membangun Negeri, TMMD ke-130 Resmi Dibuka di Mamuju

Sementara itu, Bupati Mamuju menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD di wilayahnya. Pemerintah Kabupaten Mamuju memberikan dukungan anggaran sebesar Rp1 miliar melalui APBD Tahun Anggaran 2026 untuk menunjang kegiatan tersebut.

Menurut Bupati, Desa Pamulukang dipilih karena kondisi infrastrukturnya masih memerlukan perhatian, terutama akses jalan. Pemerintah daerah juga telah menganggarkan penanganan infrastruktur jalan di wilayah tersebut pada tahun 2027.

Bupati berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga hasil pembangunan setelah program berakhir.

Melalui TMMD ke-130, Korem 142/Taroada Tarogau bersama Kodim 1418/Mamuju dan Pemerintah Kabupaten Mamuju berupaya mendorong pemerataan pembangunan sekaligus mempererat hubungan TNI dengan masyarakat di wilayah Kabupaten Mamuju.

Kebakaran Lahan 2 Hektare di Polman, Satgas Karhutla Berjibaku 5 Jam Padamkan Api

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement