Mamuju Tengah
Beranda » Berita » Kantah Mamuju Tengah Matangkan Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musholla

Kantah Mamuju Tengah Matangkan Persiapan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musholla

MAMUJU TENGAH — Rabu 07 Oktober 2026, Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah mulai mematangkan persiapan pembangunan musholla di lingkungan kantor. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat internal yang dipimpin langsung oleh Plh. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah, Asmanto Mesman, dan diikuti oleh seluruh pejabat pengawas bersama staf. Rapat menjadi bagian penting dari tahapan awal sebelum pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan musholla yang direncanakan menjadi fasilitas ibadah bagi jajaran pegawai dan masyarakat yang sedang mendapatkan pelayanan di Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah.

Pembahasan dalam rapat tidak hanya difokuskan pada kesiapan seremoni peletakan batu pertama, tetapi juga memastikan pembangunan dapat dilaksanakan secara terencana sejak tahap awal. Sejumlah aspek teknis dan administratif menjadi perhatian dalam pembahasan, termasuk kesiapan lokasi, konsep pembangunan, kebutuhan sarana pendukung, pembagian tugas, hingga koordinasi antarpegawai. Langkah tersebut diperlukan agar pembangunan tidak berhenti pada kegiatan simbolis, melainkan dapat dilanjutkan secara tertib hingga musholla selesai dan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Rencana pembangunan musholla tersebut memiliki luas bangunan 10 x 10 meter, atau sekitar 100 meter persegi. Dengan ukuran tersebut, musholla diharapkan mampu menjadi ruang ibadah yang memadai bagi pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah sekaligus mendukung kebutuhan masyarakat yang datang memperoleh pelayanan pertanahan. Keberadaan fasilitas ibadah di lingkungan kantor juga dipandang sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman, tertata, dan mendukung keseimbangan antara pelaksanaan tugas kedinasan dengan kebutuhan spiritual para pegawai.

Dalam rapat, Asmanto Mesman menekankan pentingnya kesiapan seluruh unsur yang terlibat agar pembangunan dapat berjalan dengan baik. Menurutnya, pembangunan fasilitas kantor membutuhkan koordinasi dan tanggung jawab bersama, terutama karena prosesnya melibatkan berbagai tahapan yang harus dipersiapkan secara cermat. Karena itu, setiap pejabat pengawas dan staf diharapkan memahami peran masing-masing, sehingga pekerjaan dapat berjalan efektif dan tidak menimbulkan kendala pada saat pelaksanaan pembangunan maupun ketika agenda peletakan batu pertama dilaksanakan.

Pembangunan musholla juga memiliki dimensi yang lebih luas dibanding sekadar penambahan fasilitas fisik di lingkungan kantor. Musholla diharapkan menjadi ruang yang dapat memperkuat suasana kebersamaan di antara pegawai serta memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan tempat beribadah ketika berada di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah. Di tengah aktivitas pelayanan publik yang berlangsung setiap hari, keberadaan fasilitas ibadah menjadi salah satu unsur pendukung terciptanya lingkungan pelayanan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi pegawai dan pengguna layanan.

HMI Cabang Manakarra Desak Bupati Copot Direktur RSUD Mamuju Tengah

Keterlibatan seluruh pejabat pengawas dan staf dalam rapat menunjukkan bahwa pembangunan musholla dipersiapkan sebagai agenda bersama. Setiap unsur kantor memiliki peran dalam memastikan proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana, baik dari sisi koordinasi, kesiapan administrasi, maupun dukungan selama tahapan pembangunan berlangsung. Pola kerja tersebut sekaligus mencerminkan pentingnya gotong royong dalam membangun fasilitas yang nantinya akan digunakan bersama. Dengan koordinasi sejak awal, berbagai kebutuhan pembangunan diharapkan dapat diidentifikasi dan diselesaikan sebelum pekerjaan fisik dimulai.

Peletakan batu pertama nantinya akan menjadi penanda dimulainya pembangunan musholla secara resmi. Namun, bagi Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah, momentum tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Peletakan batu pertama menjadi titik awal dari proses pembangunan yang membutuhkan konsistensi, pengawasan, dan dukungan bersama hingga bangunan dapat diselesaikan. Karena itu, rapat persiapan menjadi tahap penting untuk memastikan seluruh unsur yang berkaitan dengan pembangunan telah dipetakan dan dapat ditindaklanjuti secara sistematis.

Dengan rencana bangunan berukuran 10 x 10 meter, pembangunan musholla diharapkan dapat menghadirkan fasilitas ibadah yang representatif di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah. Persiapan yang dilakukan sejak awal menjadi bagian dari komitmen kantor untuk membangun lingkungan kerja yang semakin baik sekaligus memberikan fasilitas pendukung bagi pegawai dan masyarakat. Dari ruang rapat tempat rencana itu dimatangkan, pembangunan musholla kini memasuki tahapan persiapan menuju peletakan batu pertama—sebuah langkah awal yang diharapkan menjadi bagian dari perjalanan membangun lingkungan kantor yang lebih nyaman, humanis, dan berorientasi pada pelayanan.

Redaksi Tim Humas Kantah Mateng, Bisa!

Bukan Sekadar Menanam, Warga Binaan Tanam Harapan Lewat Selada Hidroponik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement