Bertindak selaku Pembina Upacara, Asmanto Mesman selaku Plh. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah. Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai bentuk penghormatan sekaligus refleksi atas nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Secara historis, Pancasila memiliki perjalanan panjang dalam proses berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Gagasan mengenai dasar negara disampaikan dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tahun 1945. Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato mengenai dasar negara yang kemudian menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah lahirnya Pancasila.
Proses perumusan dasar negara kemudian berlanjut melalui berbagai tahapan hingga pada 18 Agustus 1945, Pancasila secara resmi tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kelima sila tersebut menjadi fondasi dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara sekaligus menjadi pemersatu bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, dan daerah.
Sementara itu, Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober berkaitan erat dengan sejarah bangsa Indonesia dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan bangsa sekaligus meneguhkan kembali komitmen untuk mempertahankan ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bagi jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah, nilai-nilai Pancasila juga memiliki relevansi dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Nilai kemanusiaan, persatuan, musyawarah, keadilan sosial, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat menjadi landasan penting dalam memberikan pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dalam pelaksanaan tugas pertanahan, semangat keadilan sosial menjadi salah satu nilai yang memiliki keterkaitan erat dengan pelayanan kepada masyarakat. Setiap layanan yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan proses administrasi dan kepastian hukum atas tanah, tetapi juga menyangkut kepentingan masyarakat dalam memperoleh hak atas tanah secara tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Karena itu, profesionalitas dan integritas aparatur menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
Semangat persatuan dan gotong royong juga menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai dinamika dan persoalan pertanahan di tengah masyarakat. Penyelesaian persoalan pertanahan membutuhkan koordinasi, komunikasi, serta sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan. Dengan mengedepankan musyawarah dan kepentingan bersama, berbagai perbedaan kepentingan dapat dikelola secara bijaksana dengan tetap berpedoman pada hukum dan ketentuan yang berlaku.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah diharapkan semakin memperkuat semangat persatuan dan gotong royong, serta menjadikan Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada akhirnya menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen seluruh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Mamuju Tengah dalam menjalankan amanah pelayanan publik. Nilai-nilai Pancasila diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diwujudkan melalui sikap disiplin, tanggung jawab, integritas, kepedulian terhadap masyarakat, serta komitmen memberikan pelayanan pertanahan yang semakin mudah, cepat, transparan, dan berkeadilan.
“Dengan Pancasila, kita teguhkan persatuan, perkuat pengabdian, dan wujudkan pelayanan pertanahan yang berkeadilan bagi masyarakat.”
Redaksi Tim Humas Kantah Mateng, Bisa





Komentar