Mamuju
Beranda » Berita » Kendalikan Inflasi, Bulog Mamuju Distribusikan 50.284 Paket Bantuan Pangan

Kendalikan Inflasi, Bulog Mamuju Distribusikan 50.284 Paket Bantuan Pangan

keterangan : Norin Samma’ Piplmoinan Cabang Bulog Mamuju. 

MAMUJU, Kabarsulbar.com – Dalam upaya menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Sulawesi Barat, Perum Bulog Cabang Mamuju mulai mendistribusikan sebanyak 50.284 paket bantuan pangan kepada masyarakat. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk intervensi pemerintah guna meringankan beban pengeluaran rumah tangga, khususnya menjelang periode fluktuasi harga pasar.

​Kepala Bulog Cabang Mamuju Norin Samma’ menyatakan bahwa pendistribusian ini merupakan bagian dari program jaminan ketersediaan pangan nasional. Fokus utama penyaluran ditujukan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah (Mateng), dan Pasangkayu.

​Data sebanyak 50.284 paket bantuan tersebut telah diverifikasi berdasarkan data kemiskinan ekstrem dan keluarga rawan pangan. Setiap paket berisi komoditas pokok, terutama beras Minyak kualitas medium, yang diharapkan dapat meredam lonjakan permintaan di pasar umum.

​” Sudah mulai penyaluran, tahap 1 sudah selesai besok 5 kecamatan sisanya menyusul. Kami memastikan bahwa stok di gudang dalam kondisi aman dan kualitasnya terjaga sebelum sampai ke tangan masyarakat. Distribusi ini dilakukan secara bertahap dengan koordinasi ketat bersama pemerintah daerah,” ujar Norin Pinca Bulog Mamuju, Selasa, 28/04/26.

Disdukcapil Mamuju Bersama Disdukcapil Kab. Mamuju Tengah Dan Disdukcapil Prov. Sulbar Gelar Perekaman Dan Pemadanan Data NIK Warga Binaan

​Intervensi pangan melalui bantuan langsung ini dinilai efektif untuk menjaga daya beli masyarakat. Selain mendistribusikan bantuan pangan, Bulog juga terus mengintensifkan program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) melalui pasar murah dan mitra pengecer.

​Berikut adalah poin utama dalam upaya pengendalian inflasi kali ini:
​Stabilitas Harga: Mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras dengan harga pasar yang sedang fluktuatif.

​Ketersediaan Pasokan: Memastikan rantai distribusi pangan tetap lancar hingga ke tingkat desa.

​Perlindungan Sosial: Menjaga agar masyarakat berpenghasilan rendah tetap memiliki akses terhadap pangan bergizi.
​Pemerintah daerah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) mengapresiasi langkah cepat Bulog.

Diharapkan dengan masuknya puluhan ribu paket bantuan ini ke masyarakat, indeks harga konsumen untuk kelompok pangan dapat tetap stabil dan terkendali hingga beberapa bulan ke depan.

Rutan Mamuju Hadiri Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62, Perkuat Sinergi Dan Kepedulian Sosial

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement