MAJENE – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda oleh Kodim 1401/Majene di Kelurahan Tande, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene kini memasuki tahap pemasangan batu pondasi torap belakang angkur. Progres saat ini diperkirakan sudah sekitar 32 persen. Selasa (6/10/2026).
Tahapan ini dilakukan dengan pemasangan dan penyusunan batu pada bagian pondasi torap belakang angkur yang menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan jembatan. Pekerjaan dikerjakan secara bersama-sama oleh personel Kodim 1401/Majene, teknisi, dan masyarakat setempat.
Pelda Santoso, Babinsa Kelurahan Tande yang turun langsung bersama teknisi dan masyarakat mengatakan, pekerjaan terus dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan kekuatan dan ketepatan konstruksi.
“Pemasangan batu pondasi torap ini terus kami kerjakan bersama teknisi dan masyarakat. Saat ini progres pembangunan sudah sekitar 32 persen. Kami akan terus berupaya agar setiap tahapan pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik dan pembangunan jembatan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” kata Pelda Santoso.
Pelda Santoso melanjutkan, keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam beraktivitas, terutama sebagai akses penghubung yang dapat menunjang mobilitas warga.
“Kami berharap setelah jembatan ini selesai, masyarakat dapat merasakan manfaatnya, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun dalam mendukung kelancaran akses dan kegiatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Pembangunan jembatan tersebut terus dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan unsur teknisi, personel Kodim 1401/Majene dan masyarakat. Gotong royong menjadi bagian penting dalam mempercepat pekerjaan sekaligus menjaga kualitas pembangunan agar nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.





Komentar