Mamuju, 27 Agustus 2026 — Korem 142/Tatag mengikuti Rapat Koordinasi (Rakorda) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di Ruang Opal, Kantor Gubernur Sulbar, Kamis (27/8/2026).
Rakorda dipimpin Gubernur Sulawesi Barat Drs. H. Suhardi Duka, M.M., dan dihadiri unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, Kejaksaan, BMKG, Basarnas serta instansi terkait. Para Bupati, Dandim, Kapolres, Sekda dan Kepala BPBD se-Sulbar turut mengikuti kegiatan secara daring melalui video conference.
Dalam rakorda tersebut, Korem 142/Tatag menegaskan kesiapan untuk menggerakkan personel dan materiil guna mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Sulawesi Barat.
Kasrem 142/Tatag Kolonel Inf Abd. Rahman menyampaikan bahwa personel Yonif TP yang berada di Kabupaten Polewali Mandar dan Pasangkayu siap diperbantukan kepada Kodim jajaran untuk mendukung penanganan Karhutla.
Selain kesiapan personel, satuan jajaran Korem 142/Tatag juga telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, termasuk kendaraan pemadam kebakaran yang dapat digunakan untuk pemadaman maupun membantu distribusi air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Kodim jajaran juga telah menyiapkan masing-masing 25 alat semprot portable untuk digunakan personel di lokasi kebakaran yang sulit dijangkau kendaraan pemadam,” ujar Kasrem.
Korem 142/Tatag juga mendorong seluruh pemerintah kabupaten untuk segera membentuk dan mengoptimalkan Satgas Pengendalian Karhutla, termasuk melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) dan geladi lapangan. Langkah tersebut penting untuk memastikan kesiapan personel, materiil, serta mekanisme koordinasi apabila terjadi Karhutla.
Sementara itu, Gubernur Sulbar meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi dan bergerak cepat apabila terjadi kebakaran lahan. Pemerintah daerah juga diminta memanfaatkan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung penanganan Karhutla dan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
Rakorda tersebut menegaskan komitmen bersama Pemerintah Provinsi Sulbar, TNI-Polri dan seluruh stakeholder untuk memperkuat kesiapsiagaan serta memastikan penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat, terpadu dan maksimal.
Korem 142/Tatag siap digerakkan, baik personel maupun materiil, untuk mendukung penanggulangan Karhutla di wilayah Sulawesi Barat.




Komentar