News
Beranda » Berita » Lapas Mamasa siap dukung program ketahanan pangan Nasional

Lapas Mamasa siap dukung program ketahanan pangan Nasional

Mamasa, 5 Nove,ber 2024 – Lapas Kelas III Mamasa menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Pada Senin, 4 November 2024, kegiatan penanaman tanaman hortikultura dilaksanakan di area brandgang Lapas Mamasa. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 WITA dan melibatkan warga binaan yang telah dilatih khusus dalam teknik penanaman, pemupukan, dan perawatan tanaman.

Sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lapas Mamasa memanfaatkan lahan seluas kurang lebih 350 m² untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan hortikultura, seperti kol, tomat, kentang, cabai, bawang merah, sawi hijau, kangkung, dan bawang prei. Selain itu, Lapas juga mengembangkan peternakan untuk lebih mendukung ketahanan pangan. Jangka waktu penanaman hingga panen untuk tanaman ini berkisar antara 30 hingga 70 hari.

“Program penanaman ini melibatkan warga binaan sebagai tenaga utama, yang telah mendapatkan pelatihan khusus. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam bidang pertanian, dengan harapan dapat menjadi bekal keterampilan ketika mereka kembali ke masyarakat’ ucap Hastono selaku Kalapas Mamasa. Program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan di dalam Lapas Mamasa tetapi juga diharapkan bisa memberikan kontribusi pada masyarakat sekitar, terutama jika hasil panen melebihi kebutuhan internal.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulbar, Bagus Kurniawan, mendukung penuh program ini sebagai bagian dari akselerasi 100 hari kerja Menteri Pemasyarakatan untuk ketahanan pangan nasional, sejalan dengan rencana Presiden RI Prabowo Subianto dalam tiga tahun mendatang untuk memperkuat swasembada pangan di seluruh Indonesia. “Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Mamasa berupaya memaksimalkan lahan yang ada untuk mendukung pencapaian swasembada pangan” ucapnya.

Selanjutnya, Kepala Lapas Mamasa menekankan bahwa program ini bukan hanya bagian dari pembinaan, tetapi juga kontribusi aktif Lapas Mamasa dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, serta membuka kesempatan bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan mereka setelah menjalani masa pidana dan juga untuk mencegah terjadinya kejahatan berulang yang dilakukan oleh Narapidana.

Kemenkum Sulbar: IRH Bagian Penting Tata Kelola Pemerintahan Dalam Penyusunan Regulasi 

@Kumham_Sulbar @Kemenkumham @Kementerian Hukum dan HAM RI #KanwilSulbar #KumhamSulbar #KanwilKemenkumhamSulbar @NewsKemenkumham #KemenkumhamSemakinPasti #KamiPasti #PamujiRaharja #SupratmanAndiAgtas #KumhamPASTI #KemenkumhamRI #Hastono #LapasMamasa #DiaryLapasMamasa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement