Mamuju TNI
Beranda » Berita » Peringati HUT ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira, Korem 142/Tatag Gelar Karya Bakti Bersihkan Pasar Baru Mamuju

Peringati HUT ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira, Korem 142/Tatag Gelar Karya Bakti Bersihkan Pasar Baru Mamuju

Mamuju — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira, Korem 142/Tatag menggelar aksi karya bakti pembersihan area Pasar Tradisional Pasar Baru Mamuju, Sulawesi Barat, pada Jumat (31/7/2026).

Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Teritorial (Kasi Ter) Kasrem 142/Tatag, Kolonel Inf Mochamad Arlufti Noergroho. Aksi gotong royong sebanyak 350 orang, melibatkan berbagai elemen masyarakat dan instansi guna menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kasi Perencanaan Korem 142/Tatag, Kolonel Inf M. Kasim, menjelaskan bahwa aksi karya bakti ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah jajaran Korem 142/Tatag yang tersebar di Provinsi Sulawesi Barat, mencakup Kodim Mamuju, Pasangkayu, Majene, Polewali Mandar (Polman), hingga Mamasa.

“Kegiatan karya bakti ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT ke-1 Kodam XXIII/Palaka Wira secara serentak di wilayah Provinsi Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah,” ujar Kolonel Inf M. Kasim saat diwawancarai di lokasi kegiatan.

Untuk wilayah Mamuju, personel gabungan yang dikerahkan meliputi prajurit TNI Organik Makorem dan Kodim 1418/Mamuju, personel Polresta Mamuju, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Mamuju, anggota Pramuka, serta warga yang bermukim di sekitar Pasar Baru Mamuju.

Imanuddin,SH : Eksekusi di Beru Beru Bukanlah Kemenangan, Melainkan Pelaksanaan Kewajiban Negara Dalam Menegakkan Putusan Pengadilan

Fokus utama pembersihan kali ini disasarkan pada tumpukan sampah di area pasar serta pengangkatan sedimen dan sampah di saluran air (selokan). Menurut Kolonel Inf M. Kasim, pembersihan selokan menjadi sangat krusial meskipun saat ini sedang memasuki musim kemarau.

“Saat ini memang musim kemarau, tetapi jika tidak dibersihkan dari sekarang, tumpukan sampah di bawah selokan akan tersumbat dan memicu banjir saat musim hujan tiba,” ungkapnya.

Selain menjaga estetika dan mencegah banjir, kegiatan ini juga bertujuan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat. Sebagai pusat aktivitas ekonomi warga, kondisi Pasar Baru Mamuju perlu terus dijaga agar terhindar dari bau tidak sedap dan potensi timbulnya penyakit.

“Harapan kita, lingkungan pasar menjadi asri, segar, dan sehat. Jika pasar bersih, pengunjung maupun pedagang bisa beraktivitas jual beli dengan nyaman dan tenang tanpa ada penumpukan kotoran,” pungkasnya.

Warga Manalisse Desa Tadui Keluhkan Debu Tebal Akibat Penimbunan Material Pembangunan Gudang PT. Surya Mas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement