Makassar, Kabarsulbar.com, 26 Oktober 2026 — PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menyampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Tinggi, atas langkah penanganan dugaan penyalahgunaan data warga dalam kasus kredit fiktif di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. PNM mendukung proses hukum yang berjalan sebagai bagian dari upaya menegakkan keadilan, menjaga kepercayaan masyarakat, serta memastikan setiap dugaan pelanggaran ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemimpin Cabang PNM Makassar, Yazdi Anugrah, menegaskan bahwa PNM menghormati proses hukum yang berjalan dan mendukung aparat penegak hukum dalam mengungkap perkara sesuai ketentuan yang berlaku.
Kami mengapresiasi langkah Kejaksaan dalam menjalankan proses penegakan hukum. PNM mendukung penanganan perkara ini secara objektif dan profesional. Bagi kami, kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui integritas dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Yazdi.
Sejalan dengan proses hukum tersebut, PNM menegaskan komitmennya untuk menindak tegas oknum karyawan yang terbukti melakukan pelanggaran. Langkah internal akan dilakukan sesuai ketentuan perusahaan dengan tetap menghormati asas praduga tak bersalah dan proses hukum yang berlangsung.
PNM juga menegaskan prinsip nol toleransi terhadap segala bentuk penyalahgunaan wewenang, manipulasi data, dan kecurangan di lingkungan kerja. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat tata kelola, pengawasan, serta kepatuhan terhadap prosedur yang berlaku.
“Tidak ada ruang bagi penyalahgunaan wewenang maupun kecurangan di lingkungan PNM. Apabila pelanggaran terbukti, kami akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan. Integritas bukan sekadar prinsip kerja, tetapi tanggung jawab untuk melindungi kepercayaan masyarakat yang kami layani,” tambah Yazdi.
Sebagai perusahaan yang menjalankan pembiayaan dan pemberdayaan perempuan prasejahtera melalui program PNM Mekaar, kepercayaan nasabah menjadi fondasi penting dalam keberlangsungan layanan. Karena itu, PNM terus mendorong budaya kerja yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab agar misi pemberdayaan masyarakat dapat berjalan dengan baik.





Komentar