Mamuju
Beranda » Berita » Protes Dampak Lingkungan, Warga Manalisse Hentikan Aktifitas Penimbunan Gudang PT Surya Mas

Protes Dampak Lingkungan, Warga Manalisse Hentikan Aktifitas Penimbunan Gudang PT Surya Mas

MAMUJU, Kabarsulbar.com — Sejumlah warga Dusun Manalisse, Desa Tadui, Kecamatan Mamuju, menggelar aksi protes dengan menghentikan secara paksa aktivitas penimbunan lahan pembangunan gudang milik PT Surya Mas, Senin, 03/08/26.

​Aksi penghentian ini merupakan bentuk kekecewaan dan keresahan warga terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh proyek material penimbunan tersebut.

​Menurut penuturan salah seorang perwakilan warga, aktivitas lalu lalang kendaraan berat pengangkut material penimbunan telah mengganggu kenyamanan dan keselamatan pemukiman sekitar.

Beberapa poin utama yang menjadi tuntutan warga meliputi:
​Debu dan Polusi udara: Lalu lintas truk material yang masif memicu debu tebal saat cuaca panas, mengganggu pernapasan serta mengotori rumah-rumah warga.

​Ancaman Banjir/Drainase: Proses penimbunan dikhawatirkan menyumbat saluran air alami atau drainase lokal, yang berpotensi memicu genangan atau banjir saat curah hujan tinggi.

Warga Keluhkan Tarif Parkir dan Lahan Minim di RSUD Regional Sulbar

​Kerusakan Akses Jalan: Kendaraan bertonase besar yang melintas dikeluhkan merusak permukaan jalan pemukiman warga.

​” Kami tidak menolak investasi, tetapi tolong perhatikan dampak sosial dan lingkungannya. Sebelum ada kejelasan dan kesepakatan mengenai penanganan dampak ini, kami minta penimbunan dihentikan sementara,” ujar salah satu warga di lokasi.

​Warga menuntut pihak manajemen PT Surya Mas beserta pemerintah desa setempat untuk duduk bersama membuka ruang dialog. Warga berharap ada langkah konkret, seperti:

​Penyiraman jalan secara rutin untuk menekan polusi debu.
​Pembuatan saluran drainase yang memadai agar penimbunan tidak memicu banjir.
​Kejelasan perizinan dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas penimbunan di lokasi gudang PT Surya Mas masih terhenti sementara menunggu mediasi antara pihak perusahaan, pemerintah desa, dan perwakilan warga Dusun Manalisse.

Bulog Mamuju Gelar Gerakan Pangan Murah di Desa Sumare, Sediakan Sembako di bawah Harga Pasar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement