MAMUJU, Kabarsulbar.com – Warga mengeluhkan dua persoalan di Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Regional Sulawesi Barat, yakni tarif parkir yang dinilai memberatkan dan lahan parkir yang tidak memadai.
Salah seorang keluarga pasien, David, mengaku keberatan dengan tarif yang berlaku saat ini.
“Untuk motor Rp3.000, mobil Rp5.000. Kalau bolak-balik antar keluarga pasien seharian bisa habis banyak. Sementara tempatnya juga sempit, sering tidak dapat di dalam,” ujarnya di Mamuju, Sabtu 2 Agustus 2026.
Keluhan serupa juga disampaikan Ketua LSM GEMPA Sulawesi Barat, Darman Ardi. Ia meminta penanggung jawab parkir menyediakan lahan yang layak, mengingat pengunjung tetap dikenakan biaya.
“Itu kan merugikan orang kalau tempat parkirnya kurang baik. Bahkan ada yang parkir di badan jalan,” katanya.

Darman meminta pihak rumah sakit bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan parkir dan segera melakukan evaluasi terhadap pengelola.
Selain itu, ia juga mendorong RSUD Regional Sulbar bersikap transparan terkait hasil pungutan parkir.
“Jangan sampai hasil pungutan parkir tidak masuk dalam pendapatan daerah,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSUD Regional Sulbar belum memberikan tanggapan terkait keluhan tersebut.




Komentar