MAMUJU , Kabarsulbar.com — Kemacetan parah melanda kawasan Jalan Pasar Lama, Kelurahan Binanga,Kecamatan Mamuju, pada Jumat (12/6) pagi. Arus lalu lintas di pusat roda ekonomi tersebut sempat terkunci total akibat aksi nekat sebuah truk bermuatan LPG yang nekat melawan arus di jalur padat.
Kemacetan mulai sejak pukul 08.00 WITA, tepat saat aktivitas warga datang ke pasar buat membeli. Keberadaan truk melintang di jalur yang salah membuat kendaraan dari arah berlawanan sama sekali tidak bisa melintas.
”Jalan di sini kan sempit, apalagi kalau pagi pas ramai orang belanja. Ini malah ada truk besar masuk lawan arah, ditambah lagi mobil truk yang membongkar muatan hampir mengambil semua jalan, Otomatis jalanan langsung mengunci, motor pun susah lewat,” keluh Rahman (34), salah seorang pengendara yang terjebak di lokasi.
Berdasarkan keterangan warga di lokasi kejadian, truk tersebut diduga sengaja memotong jalur demi membongkar muatan tabung LPG di kawasan tersebut.
Situasi semakin memburuk karena beberapa faktor berikut:
Dimensi Kendaraan: Ukuran truk yang lebar menghabiskan hampir seluruh badan jalan yang tersisa.
Penyempitan Jalur: Bahu Jalan Pasar Lama yang sudah menyempit akibat parkir sepeda motor pengunjung pasar membuat ruang gerak kendaraan lain habis.
Ego Pengendara: Di belakang truk, beberapa pengendara roda dua ikut mengekor, sehingga memperparah simpul kemacetan saat kendaraan dari arah benar bersitegang dengan sopir truk.
Warga Dipaksa Turun Tangan
Melihat kondisi jalan yang lumpuh dan mulai memicu ketegangan antar-pengendara, sejumlah pedagang pasar dan warga setempat akhirnya turun tangan. Mereka terpaksa menghentikan kendaraan dari arah belakang truk dan memandu sopir truk untuk mundur perlahan mencari celah jalan yang agak lebar.
Warga setempat mendesak Dinas Perhubungan dan Satlantas Polresta Mamuju untuk memasang rambu larangan masuk bagi kendaraan bertonase besar pada jam-jam sibuk, serta menindak tegas sopir truk yang kerap mengabaikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan lain.




Komentar