MAMUJU, Kabarsulbar.com – Sinergi positif dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat terus digalakkan. Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) Bebanga Kalukku secara resmi memanfaatkan hasil panen selada hidroponik karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju sebagai bagian dari pemenuhan bahan baku menu gizi harian.
Langkah ini tidak hanya menjadi wujud nyata komitmen SPPG Bebanga Kalukku dalam menyajikan makanan bergizi, segar, dan berkualitas bagi para penerima manfaat, tetapi juga menjadi bentuk dukungan konkret terhadap pemanfaatan produk-produk lokal hasil karya WBP.
Hasil Pembinaan Berkualitas dan Bebas Pestisida
Selada hidroponik yang diproduksi oleh WBP Rutan Mamuju dibudidayakan melalui program asimilasi dan sarana kerja rutan. Ditanam menggunakan metode hidroponik yang teruji, sayuran yang dihasilkan terjamin kebersihan, kesegaran, serta bebas dari pestisida berbahaya.
Kepala SPPG Bebanga Kalukku Nur Wahidah mengungkapkan bahwa kualitas selada hasil olahan tangan para WBP ini sangat memenuhi standar kelayakan pangan yang dibutuhkan.
” Kami sangat mengapresiasi kualitas selada hidroponik dari Rutan Mamuju. Selain segar dan renyah, pasokannya konsisten. Langkah ini membantu kami menyajikan menu bergizi tinggi sekaligus memberdayakan potensi lokal yang ada di daerah kita,” ujar pihak pengelola SPPG.
Sementara itu, kepala Rutan Kelas IIB Mamuju, Sudirman menyambut baik kerja sama dan kepercayaan yang diberikan oleh SPPG Bebanga Kalukku. Penyerapan hasil panen ini menjadi motivasi besar bagi para warga binaan untuk terus mengasah keterampilan di bidang pertanian modern.
Melalui program pembinaan kemandirian ini, para WBP dibekali keahlian budidaya hidroponik dari tahap penyemaian, perawatan, hingga pemanenan.
Diharapkan, keterampilan tersebut dapat menjadi bekal yang bermanfaat dan modal usaha yang produktif ketika mereka kembali ke tengah masyarakat nantinya.
Dampak Positif Sinergi Antarinstansi
Kerja sama ini membuktikan bahwa program pembinaan di Rutan Mamuju mampu menghasilkan produk berdaya saing dan memiliki nilai ekonomi yang berdampak langsung pada masyarakat.
Melalui integrasi antara pemenuhan gizi berkualitas dan pemberdayaan WBP, kolaborasi antara SPPG Bebanga Kalukku dan Rutan Mamuju diharapkan dapat terus berlanjut serta menjadi contoh sinergi antarlembaga dalam mendukung program ketahanan pangan nasional di Sulawesi Barat.




Komentar