News
Beranda » Berita » Kemenkum Sulbar Jemput Bola, Bawa Layanan Hukum Lebih Dekat

Kemenkum Sulbar Jemput Bola, Bawa Layanan Hukum Lebih Dekat

MAMUJU — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, mendorong optimalisasi layanan hukum melalui pendekatan langsung kepada masyarakat di ruang publik.

Hal tersebut disampaikannya menanggapi pelaksanaan booth layanan Kanwil Kemenkum Sulbar pada hari kedua Sulbar Fair 2026 di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Rabu (23/9/2026).

Menurut Saefur, pola layanan jemput bola memberikan ruang bagi jajaran untuk memperkenalkan layanan Kementerian Hukum sekaligus mengetahui kebutuhan informasi masyarakat secara langsung.

“Pelayanan publik perlu hadir lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti Sulbar Fair, jajaran dapat memperkenalkan layanan yang tersedia sekaligus memberikan informasi secara langsung sehingga masyarakat mengetahui ke mana harus mengakses layanan hukum yang dibutuhkan,” kata Saefur.

Saefur menambahkan, pendekatan langsung juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan layanan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN), E-PUS BPHN, Administrasi Hukum Umum (AHU), Kekayaan Intelektual (KI), serta bantuan dan konsultasi hukum.

Kemenkum Sulbar Dekatkan Literasi Hukum Digital di Sulbar Fair

John Batara Manikallo, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kemenkum Sulbar, mengatakan interaksi langsung dengan pengunjung menjadi kesempatan untuk menjelaskan layanan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Setiap interaksi dengan masyarakat menjadi ruang untuk memberikan informasi yang lebih konkret mengenai layanan Kementerian Hukum. Dengan pendekatan langsung, masyarakat dapat mengetahui jenis layanan, manfaat, serta akses yang tersedia,” ujar John.

Pada hari kedua, jajaran fungsional dan pelaksana Kanwil Kemenkum Sulbar melakukan pendekatan langsung kepada pengunjung booth. Salah satu layanan yang menjadi perhatian adalah E-PUS BPHN sebagai sumber bacaan digital bidang hukum.

Pengenalan E-PUS BPHN turut dikaitkan dengan semangat Sulbar Mandarras yang mendorong budaya membaca di Sulawesi Barat. Masyarakat diberikan informasi mengenai manfaat dan cara memanfaatkan sumber bacaan digital tersebut.

Booth layanan berlangsung hingga pukul 00.00 WITA dan tetap memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh informasi serta mengakses layanan Kementerian Hukum.

Kemenkum Sulbar Bentuk Tim Terpadu Pengawasan Ormas

Pada hari terakhir Sulbar Fair 2026, Kanwil Kemenkum Sulbar akan kembali membuka booth dengan mengoptimalkan pendekatan langsung kepada pengunjung dan memperkenalkan berbagai layanan yang tersedia.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Kanwil Kemenkum Sulbar menghadirkan layanan yang informatif, mudah dijangkau, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement