Keterangan gambar: Rutan Mamuju mendukung penuh pembentukan Pembentukan Persatuan Purnabakti Pemasyarakatan Wilayah Sulbar
Mamuju, Kabarsulbar.com.- Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sulawesi Barat, Drs. Said Mahdar, S.H., M.H., mengundang sejumlah pensiunan pegawai Rutan Kelas IIB Mamuju dalam rangka membahas rencana pembentukan Persatuan Purnabakti Pemasyarakatan Indonesia (P3I) Wilayah Sulawesi Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruangan Rapat Rutan Mamuju, Jumat (28/8).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha Kanwil Ditjenpas Sulbar, Ardian Alamsyah, A. Md. IP., S.H., Kepala Rutan Kelas IIB Mamuju, Sudirman, S.E., S.H., serta empat orang pensiunan pegawai Rutan Mamuju.
Kegiatan ini menjadi momentum awal dalam mempersiapkan pembentukan wadah Persatuan Purnabakti Pemasyarakatan Indonesia di wilayah Sulawesi Barat khususnya di Rutan Mamuju. Selain membahas pembentukan organisasi, pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga hubungan kekeluargaan antara jajaran pemasyarakatan yang masih aktif dengan para purnabakti.
Kakanwil Ditjenpas Sulbar, Drs. Said Mahdar, menyampaikan bahwa pengabdian seorang insan pemasyarakatan tidak berhenti ketika memasuki masa purnabakti. Menurutnya, pengalaman dan kontribusi para purnabakti tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan Pemasyarakatan.
“Purnabakti bukan berarti berhenti mengabdi. Pengalaman dan dedikasi para senior merupakan bagian dari sejarah dan kekuatan Pemasyarakatan. Melalui Persatuan Purnabakti ini, kita ingin tetap menjaga silaturahmi, kebersamaan, serta memberikan ruang bagi para purnabakti untuk terus berkontribusi dan memberikan masukan bagi kemajuan Pemasyarakatan di Sulawesi Barat,” ungkap Kakanwil.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Mamuju, Sudirman, S.E., S.H., menyambut baik rencana pembentukan Persatuan Purnabakti Pemasyarakatan Indonesia Wilayah Sulawesi Barat tersebut. Ia menilai keberadaan organisasi ini dapat menjadi jembatan yang semakin memperkuat hubungan antara pegawai aktif dan para purnabakti.
“Kami sangat mengapresiasi gagasan pembentukan Persatuan Purnabakti Pemasyarakatan Indonesia di Sulawesi Barat. Para purnabakti khususnya di Rutan Mamuju memiliki pengalaman dan perjalanan panjang dalam pengabdian di Pemasyarakatan. Silaturahmi seperti ini harus terus dijaga agar hubungan kekeluargaan tetap terjalin dan nilai-nilai pengabdian dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ungkap Karutan Mamuju.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Para purnabakti juga turut menyampaikan berbagai pengalaman serta pandangan yang diharapkan dapat menjadi masukan dalam proses pembentukan organisasi tersebut.
Melalui pertemuan ini, diharapkan Persatuan Purnabakti Pemasyarakatan Indonesia Wilayah Sulawesi Barat dapat segera terbentuk sebagai wadah silaturahmi, komunikasi, sekaligus sarana untuk menjaga ikatan kekeluargaan dan semangat pengabdian insan Pemasyarakatan meskipun telah memasuki masa purnabakti.




Komentar