Mamuju, Kabarsulbar.com – Penambang lokal di kabupaten Mamuju, keluhkan stok material yang masih menumpuk akibat kurangnya pembeli yg masuk, di karnakan banyak program-program pemerintah tetapi para penambang lokal sangat jarang di libatkan dalam kerja sama pembangunan. Kamis 24 September 2026
Padahal penambang lokal mengaku izinnya sudah lengkap untuk suplai meterial tetapi dirix menduga bahwa banyak penambang-penambang yang izinnya sama sekali belum mencapai tahap resmi tetapi tetap di libatkan dalam program pembangunan pemerintah.
Harusnya penambang lokal yang di prioritaskan agar memberikan kehidupan untuk para pengusaha pribumi di bidang usaha tambang dan lainnya, namun ini justru sebaliknya terkadang pengusaha pribumi sangat jarang di libatkan dalam program pembangunan pemerintah.
Salah satu penambang lokal golongan C yang berada di Desa Pokkang mengatakan”. Stok material kami masih banyak karna penambang lokal seperti kami sangat jarang di libatkan untuk ikut menyuplai pembangunan di daerah.
Harusnya kami sebagai pengusaha lokal yang sudah lengkap izinnya dibidang pertambangan lebih di perhatikan atau di prioritaskan”. Terangnya
Dirinya berharap kepada pemerintah agar memberikan ruang untuk mereka para pengusaha lokal dalam bidang pertambangan, agar supaya mereka dilibatkan dalam kegiatan pembangunan yaitu dengan menyuplai material untuk setiap proyek pemerintah.
Semoga pemerintah juga bisa memberikan penataan untuk pelemparan material di setiap proyek yang dikerjakan supaya pekerja dan pengusaha lokal dibidang tambang bisa memberikan kehidupan atau dampak yang baik untuk warga lokal”.Tutupnya.
Penulis : Bima





Komentar