Keterangan gambar: Karutan Mamuju bersama jajaran BPBPK Ditjen Cipta Karya Sulawesi Barat meninjau tembok Beranggang Rutan
Mamuju, Selasa (15/9) — Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum, melakukan kunjungan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Mamuju dalam rangka pengecekan kondisi fisik tembok luar yang berada di Area Beranggang, Selasa (15/9).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan kondisi infrastruktur di lingkungan Rutan Mamuju tetap dalam keadaan baik, layak, dan mampu mendukung aspek keamanan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Pengecekan dilakukan secara langsung dengan meninjau kondisi fisik tembok luar Area Beranggang. Tim melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bangunan untuk melihat secara lebih dekat bagian-bagian yang membutuhkan perhatian maupun penanganan lebih lanjut.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasubag Tata Usaha BPBPK Ditjen Cipta Karya Sulawesi Barat, Frederik Simon Pabura, S.T., M.T. Pengecekan lapangan dilakukan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi tembok sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.
Ditemui disela – sela pengecekan, Karutan Mamuju, Sudirman, S.E., S.H., menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan pengecekan yang dilakukan oleh BPBPK Ditjen Cipta Karya.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari BPBPK Ditjen Cipta Karya dalam rangka melihat langsung kondisi tembok luar Area Beranggang. Pengecekan ini tentunya sangat penting sebagai langkah preventif untuk memastikan kondisi infrastruktur tetap aman dan mendukung pelaksanaan tugas di Rutan Mamuju,” ujar Karutan.
Menurutnya, pemeriksaan dan pemantauan kondisi sarana prasarana secara berkala merupakan bagian penting dalam menjaga keamanan lingkungan Rutan.
“Kami berharap hasil pengecekan ini dapat menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bersama, khususnya apabila terdapat bagian infrastruktur yang membutuhkan perbaikan atau penanganan. Rutan Mamuju akan terus membangun koordinasi dan sinergi dengan pihak terkait demi menjaga keamanan serta kelayakan sarana dan prasarana,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kondisi tembok luar Area Beranggang dapat terus terpantau dan memperoleh penanganan yang tepat sesuai kebutuhan, sehingga dapat menunjang terciptanya lingkungan Rutan Mamuju yang aman dan kondusif.




Komentar