Majene – Kodim 1401/Majene kembali meresmikan Jembatan Perintis Garuda berupa jembatan Aramco dengan panjang 14 meter dan lebar 4 meter yang menjadi jalur akses utama petani di Desa Sulai, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Jumat (7/8/2026).
Mayor Arm Husain, Kasdim 1401/Majene yang mewakili Dandim 1401/Majene, memimpin langsung kegiatan peresmian. Didampingi pejabat dan masyarakat setempat, Kasdim melakukan pengguntingan pita sebagai tanda jembatan Aramco tersebut resmi dapat digunakan oleh masyarakat. Peresmian berlangsung sederhana namun penuh antusiasme warga yang selama ini menggunakan jalur tersebut untuk beraktivitas.
Dalam sambutannya, Mayor Arm Husain mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok. Menurutnya, kebutuhan pembangunan seperti jembatan dapat disampaikan masyarakat melalui Babinsa untuk selanjutnya dilaporkan ke komando atas.
“Tujuan utama pembangunan jembatan ini adalah meningkatkan roda perekonomian masyarakat dan memperlancar penyaluran hasil bumi,” ujarnya.
Ia menilai Desa Sulai memiliki potensi hasil bumi yang cukup besar, mulai dari kakao, durian, kelapa dan berbagai hasil pertanian lainnya. Dengan adanya jembatan tersebut, distribusi hasil pertanian dari dusun-dusun diharapkan menjadi lebih lancar sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Setelah jembatan ini dipergunakan, tolong dijaga bersama-sama agar tetap bermanfaat bagi masyarakat dan generasi yang akan datang,” katanya.
Sementara itu, Ahmad Fahri, Sekcam Ulumanda yang mewakili Camat Ulumanda, mengatakan jembatan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena menghubungkan Desa Sulai dengan Desa Lombang. Selain memudahkan mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian, akses tersebut juga membantu anak-anak sekolah.
“Ini adalah bukti nyata bahwa jika kita bisa bekerja sama antar desa, pembangunan akan lebih cepat terasa hasilnya,” ujarnya.
Ahmad Fahri juga menyampaikan apresiasi kepada Dandim 1401/Majene beserta seluruh jajaran atas dukungan, tenaga dan semangat gotong royong dalam pembangunan jembatan tersebut. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda diharapkan tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga membuka akses ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat Desa Sulai dan sekitarnya.




Komentar