Mamuju – Kelangkaan gas LPG 3 kg yang sering disebut “gas melon”, sedang terjadi di beberapa daerah. Beberapa warga kesulitan mendapatkan gas ini di pangkalan resmi, bahkan ada yang harus mencari hingga ke luar daerah dengan harga yang lebih mahal. Kelangkaan ini terjadi karena berbagai faktor, termasuk penimbunan, distribusi yang tidak merata, dan penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak.
Seperti yang terjadi di Mamuju, beberapa hari terakhir ini warga kesulitan mendapatkan LPG 3 Kg, dikarenakan beberapa pangkalan resmi yang hanya memberikan gas LPG 3 hanya kepada pedagang.
” Sudah dua hari ini saya keliling mencari LPG 3 kg di kios-kios tetapi semua kosong, ” Kata Dirman warga Mamuju, Jumat, 04/07/ 25.
Ia mengungkapkan, kelangjaan LPG bukan di karenakan stok yang kurang, melainkan banyak pangkalan-pangkalan nakal yang hanya memberikan kepada pedagang.
” Kasihan kita ini yang hanya membutuhkan satu buah LPG saja tetapi harus keliling untuk mencarinya, ” Keluhnya.
Dirman juga mengatakan, bahwa dirinya telah mencari du beberapa pangkalan resmi LPG 3 KG, namun tak kunjung dapat.
” Bagaimana caranya pak, saya ke pangkapan LPG tetapi tidak diberikan dengan alasan habis, sementara saya liat yang menunggu LPG semua rata-rata pedagang yang datang mengambil jatah tabungnya, ” Ungkapnya.
Sementara itu, salah satu warga Desa Bambu yang juga mengeluhkan kelangkaan LPG 3 KG, hingga hari ini belum juga mendapatkan gas melon tersebut.
” Di Desa Bambu ada beberapa pangkalan LPG, tetapi ketika kita ingin membeli selalu habis, ” Keluhnya.




Komentar