MAMUJU, Kabarsulbar.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, para pedagang bambu musiman mulai memanen rezeki. Lonjakan permintaan bambu terjadi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat dan instansi untuk memasang bendera Merah Putih, umbul-umbul, hingga dekorasi gapura desa.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas penjualan bambu meningkat signifikan sejak memasuki awal bulan Agustus. Batang-batang bambu yang dijual umumnya digunakan sebagai tiang bendera di depan rumah warga, fasilitas umum, hingga area perkantoran.
Salah seorang pedagang bambu, mengungkapkan bahwa omzet penjualannya mengalami peningkatan cukup drastis dibandingkan hari biasa. Jika pada hari normal bambu hanya dipesan untuk kebutuhan konstruksi skala kecil, kini permintaan datang dari berbagai lapisan masyarakat.
” Permintaan mulai ramai sejak akhir bulan Juli hingga awal Agustus. Kebanyakan pembeli mencari bambu ukuran tiga sampai empat meter untuk tiang bendera dan umbul-umbul. Ada juga pengurus PemDesa yang membeli dalam jumlah banyak untuk persiapan perlombaan,” ujarnya, Minggu, 02/08/26.
Untuk mempermudah pembeli, para pedagang juga menyediakan bambu yang sudah siap pakai—mulai dari yang sudah dibersihkan, dipotong sesuai ukuran standar, hingga yang telah dicat dengan nuansa Merah Putih.
Harga yang ditawarkan pun bervariasi, tergantung ukuran dan jenis bambu, berkisar antara Rp15.000 hingga Rp35.000 per batang. Bagi bambu yang sudah dicat atau diproses khusus, harganya sedikit lebih tinggi.
Fenomena tahunan ini menjadi bukti bahwa semarak menyambut hari kemerdekaan tidak hanya membangkitkan jiwa nasionalisme warga, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pergerakan ekonomi kerakyatan di tingkat lokal.




Komentar