PASANGKAYU – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, perhatian publik tidak hanya tertuju pada semarak perayaan.
Di balik itu, masih terdapat pekerjaan rumah di sektor pelayanan kesehatan dasar, khususnya keberadaan Posyandu di Kelurahan Pasangkayu.
Informasi yang dihimpun pada Kamis (6/8/2026) menyebutkan, sejumlah Posyandu di Kelurahan Pasangkayu hingga kini belum memiliki gedung permanen milik pemerintah.
Kegiatan pelayanan kesehatan ibu dan balita itu, ternyata masih memanfaatkan rumah warga sebagai lokasi pelaksanaan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian, karena tidak sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasangkayu dalam mempercepat penurunan angka stunting.
Di berbagai kesempatan, Wakil Bupati Pasangkayu, Dr Hj Herny, menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan salah satu program prioritas daerah.
Pemerintah juga terus mendorong keterlibatan camat, kepala desa, kader Posyandu, Tim Pendamping Keluarga, hingga seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal tumbuh kembang anak.
Selain itu, Pemkab Pasangkayu telah menetapkan penurunan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, dan pencegahan pernikahan usia dini sebagai prioritas pembangunan daerah.
Namun, berdasarkan informasi terpercaya. Khusus dalam Kota Pasangkayu belum ada gedung Posyandu permanen.
Bahkan, masih menurut sumber yang enggang namanya untuk ditulis di media ini, menyebut bahwa sejumlah titik pelayanan masih bergantung pada tempat yang dipinjamkan oleh warga.
Padahal, Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam pemantauan tumbuh kembang balita, pelayanan ibu hamil, imunisasi, serta upaya pencegahan stunting sejak dini.
Momentum HUT RI ke-81 kali ini, adalah tepat bagi pemerintah daerah bersama DPRD dan OPD teknis untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat pembangunan sarana pelayanan kesehatan dasar.
Lebih dari itu, Kelurahan Pasangkayu merupakan pusat pemerintahan sekaligus wajah ibu kota kabupaten.
Hingga berita ini diterbitkan, Lurah Pasangkayu, Kaswan, SM belum memberikan tanggapan terkait informasi tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan pendataan kebutuhan fasilitas Posyandu serta merealisasikan pembangunan gedung permanen agar pelayanan kesehatan bagi ibu dan balita dapat berlangsung lebih optimal, sekaligus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pasangkayu. (e/**)




Komentar