Polman– Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar(Polman) kembali menyoroti persoalan dugaan peralihan pangkalan gas elpiji bersubsidi dari E-Warung milik Sofyan Takatidung ke pangkalan yang dikelola Arnita diperbatasan Lantora dengan Takatidung.
Rapat Dengar Pendapat ini adalah yang kedua kali nya,dengan pemohon Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat(UJS)DPW Kabupaten Polman,Kamis(13/8/2026),dengan membahas adanya dugaan peralihan pangkalan E-Warung Sopyan di Lingkungan Kampung Pajala,Kelurahan Takatidung kepangkalan Arnita diperbatasan Kelurahan Lantora dengan Takatidung
“Beralihnya pangkalan E-Warung Sofyan dari Kampung Pajala, Kelurahan Takatidung tentunya merugikan penerima manfaat dilingkungan tersebut.Selain itu juga merugikan pangkalan E-Warung Sofyan.
Dalam proses RDP,pengelola pangkalan tersebut,yakni Arnita telah membuat pernyataan secara tertulis dihadapan sejumlah anggota DPRD Komisi II,dengan Kadis Disperindagkop,perwakilan PT.Hafsa utama gas beserta dihadapan Ketua IJS DPW Polman.Dalam isi surat pernyataan tersebut,menyebutkan apabila saya,Arnita selaku pengelola Pangkalan Arnita menyalurkan tabung Supsidi jatahnya diluar Kelurahan Takatidung maka pangkalan yang saya kelolah siap dan rela ditutup.
“Arnita berkomitmen untuk menyalurkan seluruh jatah gas elpiji bersubsidi sebanyak 50 tabung untuk sepenuhnya ke Kelurahan Takatidung yang menjadi kewenangan pangkalannya sepenuhnya untuk warga di wilayah Kelurahan Takatidung
Pernyataan ini muncul atas rekomendasi dari Ketua Komisi 11 DPRD Polman,Amir,S,Pd dalam RDP di tengah tudingan peralihan pangkalan E-Warun Sofyan Takatidung ke pihak Arnita Lantora dan juga peralihan jatah gas Supsidi
Kadis Disperindagkop Polman,Dr.Agusnia Hasan Sulur dalam RDP menyebut bahwa E-warung dan pangkalan berbeda,karena E-warung itu adalah program Pemerintah, dan data nama Pangkalan di Disperindagkop tidak ada nama Pangkalan Sofyan.Kalau nama Pangkalan Sofyan/Arnita yang tercantum dipapan pangkalan itu data nama”,ungkap Dr.Agusnia dalam RDP.
Setelah RDP, Sofyan menyebutberencana akan mempolisikan penanggunjawab PT.Hafsa utama gas bersama Arnita,biar jelas dan terang benderang”,tegas Sofyan setelah RDP.(Sr)




Komentar