Mamuju – Program beasiswa Pemprov Sulbar masuk tahun kedua dibawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK). Program ini merupakan prioritas dalam pemerintahannya, yang jumlahnya sudah mencapai seribu lebih penerima manfaat.
Meskipun, ditengah efesiensi anggaran justru anggaran beasiswa tetap dijadikan prioritas oleh Gubernur SDK di tahun 2026.
Kepala Biro Pemkesra Sulbar Murdanil mengatakan meski dalam efesiensi program beasiswa tetap jalan, dan sudah menjadi komitmen Gubernur Suhardi Duka, dan sudah berjalan sejak tahun 2025 hingga saat ini 2026, sudah masuk tahun kedua.
“Kami memaksimalkan dengan sekuat tenaga dan pikiran untuk betul-betul memperhitungkan setiap anggaran bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Sulbar melalui program beasiswa yang menjadi salah satu program prioritas pak Gubernur Sulbar,” kata Murdanil, Minggu 6 September 2026.
Ia membeberkan bahwa rencana kuota awal tersedia hanya 203 orang, Namun berdasarkan data yang melakukan pendaftaran melalui link : beasiswa.sulbarprov.go.id sebanyak 2.531 orang yang melakukan pendaftaran (registrasi awal) dan yang berhasil menyelesaikan pendaftaran (submit/finalize) berkas sebanyak 908 orang.
“Proses ini dilakukan mulai dari pendaftaran sejak tanggal 1 Maret 2026 sampai 30 April 2026, selanjutnya dilakukan seleksi pemberkasan oleh tim beasiswa dan kemudian setelah itu diberikan ruang kepada calon penerima beasiswa untuk menyempurnakan atau memperbaiki dokumen yang keliru atau belum lengkap (tahap masa sangga) kurang lebih 2 minggu,” bebernya.
Selanjutnya, pada tanggal 9 Juni 2026 sebanyak 570 orang dinyatakan lulus seleksi verifikasi berkas, kemudian hasil seleksi ini dirapatkan dalam rapat Komite Beasiswa (BPKAD, Baperida, Inspektorat, Diknas, Dinkes, Dukcapil, Dinsos, Disporq, Biro Hukum, Biro Pemkesra) untuk membahas dan menentukan kelayakan dan keabsan termasuk pertimbangan lainnya, salah satunya adalah jumlah kuota yang tersedia sebelumnya hanya 203 orang dapat ditambah hingga 524 orang dengan memperhitungkan jumlah UKT yang bervariasi, dengan tidak merubah alokasi anggaran yang sudah disediakan sebelumnya sebesar 7 Milyar.
Hal tersebut didukung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Bapak Dr. H. Suhardi Duka, MM, melalui SK Gubernur Nomor 483 Tahun 2026, tanggal 10 Juli 2026 menetapkan Penerima Beasiswa Tahun 2026 sebanyak 524 orang.
“Selain itu kami juga melakukan verifikasi kepada penerima beasiswa lanjutan dari tahun sebelumnya dan berhasil lanjut dan menerima beasiswa sebanyak 296 orang, ada juga kami tindaklanjuti melalui proses kerja sama kampus dengan kriteria tidak mampu dan prestasi seperti Kedokteran Unsulbar sebanyak 26 orang, STAIN Majene 69 orang, Tomakaka Mamuju 30 orang, Ambo Dalle Polman 26 orang, Unasma 22 orang, Unimaju 22 org, Politekes Mamuju 25 orang,
Sehingga total penerima beasiswa Sulawesi Barat tahun 2026 mencapai 1.040 orang,” ungkapnya.
Mulai dari jenjang Diploma 19 orang, sarjana 872 orang, magister 126 orang, Doktor 19 orang dan Profesi 4 orang.
Murdanil berharap, sesuai pesan bapak Gubernur Suhardi Duka, semoga beasiswa ini bisa dimanfaatkan dengan baik, bisa menjadi motivasi agar segera menyelesaikan studinya dan kembali membagunan Sulawesi Barat sehingga kedepannya daerah ini bisa lebih maju.
Diketahui, APBD 2026 Sulawesi Barat kurang lebih hanya 1,6 Triliun, namun ditengah efesiensi anggaran, bapak gubernur masih tetap fokus dan berkomitmen untuk tetap memperhatikan pendidikan khusus kepada pemberian beasiswa berupa pembayaran UKT dan penyelesaian studi bagi putra-putri Sulbar.
“Investasi pendidikan tidak bisa dirasakan hari ini tapi kedepan Insyaallah masyarakat Sulawesi Barat makin pintar dan cerdas,” harapnya. (Rls)




Komentar