Mamuju
Beranda » Berita » H-1 Idul Adha Warga Menjerit : Pertama Dalam Sejarah Gas LPG 3 KG Betul-Betul Sulit Didapatkan

H-1 Idul Adha Warga Menjerit : Pertama Dalam Sejarah Gas LPG 3 KG Betul-Betul Sulit Didapatkan

MAMUJU, Kabarsulbar.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, jeritan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan pasokan energi kembali menggema. H-1 lebaran, keberadaan gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram (gas melon) di sejumlah wilayah dilaporkan makin langka. Kondisi ini membuat para ibu rumah tangga dan pelaku usaha mikro menjerit karena kesulitan mempersiapkan kebutuhan memasak untuk hari raya.

​Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah pangkalan resmi di wilayah Mamuju kosong, sementara stok di tingkat pengecer atau warung-warung kecil juga terpantau kosong melongpong.

” Warga sangat membutuhkan Tabung LPG dan bahkan sudah berkeliling ke beberapa pangkalan dan pengecer, semua kosong. Warga bingung mau masak apa untuk besok lebaran kalau gas tidak ada. Kasihan warga kalau kondisinya seperti ini setiap menjelang lebaran hal yang slalu dikwatirkan tentang kelangkaan LPG pasti terjadi, dimana para pihak yang berwenang,” Keluh Arjun warga Mamuju dengan nada kecewa, Selasa, 26 Mei 2026.

​Selain kelangkaan yang mencekik, warga juga dihadapkan pada meroketnya harga di tingkat eceran berspekulan. Di beberapa titik, harga gas melon yang biasanya dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) kini melambung drastis hingga menembus angka yang tidak rasional demi memanfaatkan tingginya permintaan menjelang hari raya.

​Fenomena kelangkaan yang seolah menjadi “tradisi buruk” tahunan setiap momentum hari besar keagamaan ini memicu dugaan adanya praktik penimbunan atau penyimpangan jalur distribusi oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Masyarakat menilai, minimnya pengawasan ketat dari pihak terkait menjadi celah bagi para spekulan untuk memainkan pasokan dan harga di pasar.

Viral Dimedsos Isu Penculik Anak di Tangkap, Kapolsek Kalumpang Tegaskan Informasi Tersebut Hoax

Kelangkaan LPG 3 KG (Gas MelOn) di Kabupaten Mamuju, mendepat kritikan keras kepada pihak yang bertanggung jawab tentang kelangkaan LPG 3 Kg di Masyarakat, mengingat hari besar keagaaman (Idul Adha) justru membuat warga semakin menjerit dengan susahnya mendapatkan Gas Melon.

” PERTAMA DALAM SEJARAH, TABUNG GAS ELPIJI,. BENAR” SULIT DI DAPATKAN…
LEBIH PARAH DARI PADA IDUL FITRI.
TOLONG YANG BERWENANG, BISA SEGERA MEMAINKAN AGAR TABUNG YANG SEMBUNYI BISA KELUAR ATAU APALAH NAMANYA.

MANRASA KI eeeeee, ” Tulis Mantan Ketua PMII Muh. Rusdi Nurhadi dalam Grub What’s App Info Manakarra.

Nurhadi mendesak agar pemerintah daerah, Pertamina, dan aparat penegak hukum segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke agen maupun pangkalan. Langkah radikal dan pengawasan ekstra sangat dibutuhkan agar distribusi energi bersubsidi ini tepat sasaran dan harganya kembali normal.
​Jika pasokan tidak segera dipulihkan dan pengawasan tetap longgar, dipastikan momentum perayaan Idul Adha tahun ini akan dilewati sebagian warga dengan beban ekonomi yang semakin menghimpit di tengah kesulitan dapur yang tidak mengepul. (KS)

Gerakan Pangan Murah Diserbu Warga Jelang lebaran Idul Adha

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement