Mamuju
Beranda » Berita » PKBM Aditya Gelar Ujian Tengah Semester, Warga Binaan Ikuti Evaluasi Pendidikan Kesetaraan

PKBM Aditya Gelar Ujian Tengah Semester, Warga Binaan Ikuti Evaluasi Pendidikan Kesetaraan

Keterangan gambar: Warga Binaan mengikuti UTS bersama PKBM Aditya

Mamuju, INFO_PAS – Sebanyak 25 (dua puluh lima) Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS) pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C yang diselenggarakan oleh PKBM Aditya di Aula Rutama, Kamis (29/10).

Pelaksanaan UTS ini merupakan bagian dari rangkaian proses pembelajaran pendidikan kesetaraan bagi Warga Binaan. Ujian dilaksanakan melalui metode tanya jawab secara langsung oleh guru penguji untuk mengukur pemahaman peserta terhadap materi pembelajaran yang telah diterima selama proses belajar mengajar.

Melalui metode tersebut, Warga Binaan tidak hanya diuji dalam memahami materi, tetapi juga didorong untuk melatih keberanian, meningkatkan rasa percaya diri, serta mengembangkan kemampuan berkomunikasi dalam menyampaikan jawaban secara lisan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Rutan Mamuju dalam mendukung pemenuhan hak pendidikan bagi Warga Binaan. Program pendidikan kesetaraan diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengetahuan dan ijazah pendidikan formal yang bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kualitas Jadi Bukti! Karya Pertukangan Warga Binaan Rutan Mamuju Dapat Kepercayaan

Kegiatan ini turut dipantau oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Iskandar, S.H., guna memastikan pelaksanaan ujian berlangsung dengan tertib dan lancar. Pemantauan tersebut juga menjadi bentuk perhatian jajaran Rutan Mamuju terhadap keberlangsungan program pendidikan sebagai bagian penting dari pembinaan Warga Binaan.

“Melalui ujian ini, kita dapat melihat sejauh mana pemahaman Warga Binaan terhadap materi yang telah dipelajari. Kami berharap mereka tetap semangat mengikuti setiap proses pembelajaran, karena pendidikan merupakan bekal berharga untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana,” ucapnya.

Sementara itu, ditemui secara terpisah, Kepala Rutan Mamuju, Sudirman, S.E., S.H., menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan yang harus terus diperkuat guna mempersiapkan Warga Binaan menjadi pribadi yang lebih baik.

“Ujian Tengah Semester ini bukan sekadar mengukur kemampuan akademik, tetapi juga menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan tidak menyerah dalam meraih masa depan yang lebih baik. Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ruang tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk memperoleh pendidikan dan kesempatan memperbaiki diri,” ungkapnya.

Ia juga berharap seluruh Warga Binaan dapat mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan sungguh-sungguh serta memanfaatkan kesempatan pendidikan yang tersedia sebagai langkah nyata dalam mempersiapkan diri untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

SPPG Kalukku Bebanga Distribusikan 1.998 Paket MBG ke Sekolah Sasaran dan Wilayah 3B

Melalui sinergi antara Rutan Mamuju dan PKBM Aditya, program pendidikan kesetaraan diharapkan terus berjalan secara berkelanjutan, memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan, sekaligus memperkuat pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesiapan reintegrasi sosial.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement