MAMUJU, Kabarsulbar.com – Menyikapi potensi kelangkaan dan fluktuasi harga minyak goreng subsidi Pemerintah (Minyakita) di pasaran, Perum Bulog Kantor Cabang Mamuju mengambil langkah taktis. Bulog Mamuju resmi meluncurkan produk minyak goreng premium komersial dengan merek Meteor yang dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau bagi masyarakat.
Langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi pasar sekaligus solusi alternatif agar masyarakat Mamuju tidak kesulitan mendapatkan minyak goreng berkualitas di tengah ketidakpastian stok Minyakita.
Pimpinan Cabang Bulog Mamuju Norin Samma’ melalui Asisten Manager Pemasaran, Kartono Wijaya P, menjelaskan bahwa kehadiran minyak goreng Meteor diharapkan dapat memecah ketergantungan pasar pada satu merek subsidi saja. Dengan kualitas penyaringan premium yang lebih jernih dan tahan lama, minyak “Meteor” diposisikan sebagai “penyelamat” dapur warga dan pelaku UMKM kuliner.
” Kami melihat adanya dinamika pasokan Minyakita di lapangan. Sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kelangkaan yang memicu lonjakan harga, Bulog meluncurkan minyak premium ‘Meteor’. Kualitasnya di atas minyak kita, namun harganya tetap kami jaga agar sangat ramah di kantong masyarakat,” ujarnya Kartono, Sabtu, 29/06/26.
Skema Distribusi untuk Bendung Spekulan
Agar dampaknya langsung terasa oleh masyarakat dan mencegah aksi borong oleh oknum spekulan, Bulog Mamuju menerapkan strategi distribusi yang ketat dan merata:
Operasi Pasar & Gerakan Pangan Murah (GPM): Minyak “Meteor” akan dipasok secara masif dalam setiap kegiatan pasar murah di wilayah Mamuju dan sekitarnya.
Jaringan Rumah Pangan Kita (RPK): Pendistribusian langsung menyasar RPK di tingkat kelurahan dan desa untuk memotong rantai distribusi yang panjang.
Pembatasan Pembelian Berskala: Jika diperlukan, akan diterapkan pembatasan jumlah pembelian per konsumen guna memastikan seluruh lapisan masyarakat kebagian.
Bulog Mamuju menjamin bahwa ketersediaan stok minyak goreng “Meteor” di gudang mereka saat ini sangat melimpah dan siap digelontorkan ke pasar kapan saja terjadi indikasi kelangkaan.
Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan panic buying (pembelian panik), karena kehadiran minyak premium “Meteor” ini menjadi garansi bahwa pasokan minyak goreng di Mamuju akan tetap aman dan stabil dalam beberapa bulan ke depan.




Komentar