MAMUJU – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulawesi Barat (BI Sulbar) terus berupaya mendorong penguatan literasi dan kapasitas insan pers lokal. Langkah ini diwujudkan melalui agenda Capacity Building Jurnalisme Ekonomi Digital yang digelar untuk memperkuat pemahaman wartawan terkait dinamika serta perkembangan ekonomi digital di daerah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Barat Erdi Fiat Gumilang menyampaikan bahwa peran media sangat krusial dalam menyebarluaskan informasi ekonomi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat. Menurutnya, perubahan era digital yang begitu cepat menuntut wartawan untuk tidak hanya menyampaikan data, tetapi juga mampu mengemas narasi berita yang mendalam dan mudah dipahami publik.
” Melalui pelatihan ini, kami berharap rekan-rekan jurnalis dapat menyajikan informasi ekonomi—khususnya terkait digitalisasi sistem pembayaran, inflasi, hingga pengembangan UMKM—dengan narasi yang lebih kuat, tajam, dan edukatif bagi masyarakat Sulbar,” ujarnya, Rabu 29/07/26..
Kegiatan ini menghadirkan berbagai materi strategis, mulai dari isu digitalisasi keuangan daerah, edukasi transaksi non-tunai (QRIS), peran Bank Indonesia dalam stabilitas harga, hingga teknik penulisan berita ekonomi berbasis data.
Puluhan wartawan yang hadir menyambut positif inisiatif ini. Pelatihan tersebut dinilai memberikan wawasan baru terkait terminologi dan indikator ekonomi digital yang sering kali dianggap rumit, sehingga ke depan dapat disajikan dalam bentuk narasi berita yang menarik dan solutif.
Melalui sinergi ini, BI Sulbar berkomitmen untuk terus merangkul insan pers sebagai mitra strategis dalam mengawal pertumbuhan ekonomi dan percepatan ekosistem digital di bumi Manakarra.




Komentar